KUR BRI 2026 menawarkan plafon hingga Rp500 juta dengan bunga mulai 3%. Pelajari cara memanfaatkannya untuk modal usaha, syarat pengajuan, dan simulasi angsurannya.
Pernahkah kamu membutuhkan tambahan modal usaha, tetapi terkendala bunga pinjaman yang tinggi atau persyaratan agunan yang memberatkan? Jika iya, Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI bisa menjadi solusi yang tepat. Program ini dirancang khusus untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan modal dengan bunga ringan karena mendapat subsidi dari pemerintah.
Memasuki tahun 2026, KUR BRI tetap menjadi salah satu program pembiayaan paling diminati. Dengan suku bunga mulai 3 persen efektif per tahun untuk KUR Super Mikro dan 6 persen per tahun untuk KUR Mikro serta KUR Kecil, program ini jauh lebih terjangkau dibandingkan kredit komersial . Plafonnya pun bervariasi, mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta, sehingga bisa disesuaikan dengan skala usaha.
Sepanjang tahun 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta debitur, dengan lebih dari 60 persen dialokasikan ke sektor produksi . Ini menunjukkan betapa besar peran KUR dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara memanfaatkan KUR BRI 2026—mulai dari jenis-jenisnya, syarat pengajuan, simulasi angsuran, hingga tips mengelolanya agar tidak menjadi beban.
Jenis-Jenis KUR BRI 2026: Super Mikro, Mikro, dan Kecil
KUR BRI 2026 terbagi menjadi tiga kategori utama yang disesuaikan dengan skala usaha dan kebutuhan modal .
KUR Super Mikro
Produk ini ditujukan bagi pelaku usaha pemula atau rintisan dengan kebutuhan modal terbatas. Plafonnya hingga Rp10 juta, dengan bunga 3 persen efektif per tahun dan tenor hingga 36 bulan. KUR Super Mikro tidak memerlukan agunan tambahan, sehingga sangat cocok bagi usaha rumahan seperti warung kecil, usaha makanan ringan, atau kerajinan tangan .
KUR Mikro
KUR Mikro menjadi jenis yang paling banyak diminati pelaku UMKM. Plafonnya mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta, dengan bunga berjenjang mulai 6 persen efektif per tahun dan tenor hingga 60 bulan . Untuk plafon hingga Rp50 juta, KUR Mikro umumnya tidak memerlukan agunan tambahan. Produk ini cocok untuk usaha yang sudah berjalan stabil dan membutuhkan modal kerja atau investasi peralatan .
KUR Kecil
KUR Kecil menyasar pelaku usaha yang ingin melakukan ekspansi dengan plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta. Bunganya berjenjang mulai 6 persen per tahun dengan tenor hingga 60 bulan . Berbeda dengan dua jenis sebelumnya, KUR Kecil memerlukan agunan seperti sertifikat tanah, BPKB kendaraan, atau deposito .
Suku Bunga Kompetitif: 3% untuk Super Mikro, 6% untuk Pinjaman Pertama
Salah satu keunggulan utama KUR BRI 2026 adalah suku bunganya yang sangat kompetitif. Untuk KUR Super Mikro, bunga ditetapkan 3 persen efektif per tahun. Sementara untuk KUR Mikro dan KUR Kecil, bunga berjenjang mulai 6 persen per tahun .
Bagi kamu yang baru pertama kali mengajukan KUR, suku bunga bisa hanya 3–6 persen per tahun—jauh di bawah kredit komersial yang biasanya mencapai belasan hingga puluhan persen . Suku bunga ini bersifat tetap sesuai ketentuan pemerintah dan menjadi salah satu yang terendah di sektor perbankan nasional .
Syarat Pengajuan KUR BRI: Legalitas Usaha dan Lama Usaha
Untuk mengajukan KUR BRI 2026, kamu perlu memenuhi beberapa persyaratan utama .
Syarat Individu
-
Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Untuk yang belum genap 21 tahun, bisa mengajukan jika sudah menikah dengan melampirkan buku nikah .
-
Usia maksimal 65 tahun saat kredit lunas. Artinya, jika mengambil tenor 5 tahun, usia saat pengajuan maksimal 60 tahun .
-
Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit) .
-
Tidak memiliki riwayat kredit bermasalah dalam sistem SLIK OJK .
Syarat Usaha
-
Memiliki usaha produktif dan layak yang telah berjalan minimal 6 bulan .
-
Bidang usaha yang dapat dibiayai meliputi pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, industri pengolahan, konstruksi, pariwisata, jasa, perdagangan, dan sektor produktif lainnya .
Dokumen yang Perlu Disiapkan
-
KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) .
-
Surat izin usaha atau Nomor Induk Berusaha (NIB), atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan/RT/RW .
-
NPWP wajib untuk pinjaman di atas Rp50 juta .
-
Pas foto dan foto usaha untuk keperluan verifikasi .
-
Buku nikah/akta nikah (jika sudah menikah) .
Simulasi Angsuran dan Tips Memilih Tenor
Memahami simulasi angsuran sangat penting agar kamu bisa menyesuaikan cicilan dengan kemampuan arus kas usaha. Berikut simulasi cicilan KUR BRI 2026 untuk beberapa plafon populer .
Pinjaman Rp10 Juta:
-
12 bulan: Rp865.267
-
24 bulan: Rp447.726
-
36 bulan: Rp308.771
-
60 bulan: Rp198.012
Pinjaman Rp25 Juta:
-
12 bulan: Rp2.163.169
-
24 bulan: Rp1.119.314
-
36 bulan: Rp771.927
-
60 bulan: Rp495.030
Pinjaman Rp50 Juta:
-
12 bulan: Rp4.326.337
-
24 bulan: Rp2.238.629
-
36 bulan: Rp1.543.855
-
60 bulan: Rp990.060
Pinjaman Rp100 Juta:
-
12 bulan: Rp8.652.675
-
24 bulan: Rp4.477.258
-
36 bulan: Rp3.087.710
-
60 bulan: Rp1.980.120
Tips memilih tenor: Pilih tenor yang sesuai dengan kemampuan arus kas bulanan. Cicilan yang lebih kecil dengan tenor panjang memang terasa lebih ringan, tetapi total bunga yang dibayar lebih besar. Sebaliknya, tenor pendek membuat cicilan lebih besar, tetapi total bunga lebih kecil. Pastikan cicilan bulanan tidak lebih dari 30 persen dari pendapatan bulanan usaha.
Cara Mengajukan KUR BRI Secara Online dan Offline
Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan melalui dua cara .
Cara Online
-
Buka laman resmi KUR BRI atau aplikasi BRImo .
-
Pilih menu pengajuan pinjaman dan tentukan jenis pengajuan (perorangan atau badan usaha).
-
Isi data diri dan usaha sesuai informasi yang diminta.
-
Unggah dokumen persyaratan seperti KTP, KK, surat keterangan usaha, pas foto, dan foto usaha .
-
Tunggu proses verifikasi dan analisis dari tim BRI.
-
Jika disetujui, kamu akan dihubungi untuk proses akad dan pencairan dana.
Cara Offline
-
Datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat.
-
Bawa dokumen persyaratan lengkap (KTP, KK, surat izin usaha, NPWP jika diperlukan).
-
Isi formulir pengajuan dan serahkan ke petugas.
-
Tim BRI akan melakukan survei usaha untuk menilai kelayakan.
-
Jika disetujui, dana akan dicairkan ke rekening pemohon.
Penting: Pastikan pengajuan dilakukan melalui saluran resmi BRI untuk menghindari penipuan yang mengatasnamakan KUR .
Tips Memanfaatkan KUR untuk Ekspansi Usaha
1. Gunakan Dana untuk Keperluan Produktif
KUR dirancang untuk pembiayaan produktif. Gunakan dana untuk menambah modal kerja, membeli bahan baku, atau mengembangkan usaha—bukan untuk konsumsi pribadi. BRI menyalurkan lebih dari 60 persen KUR ke sektor produksi, dengan pertanian sebagai kontributor utama mencapai Rp80,09 triliun pada 2025 .
2. Susun Rencana Usaha yang Jelas
Sebelum mengajukan, susun rencana penggunaan dana yang jelas. Misalnya, berapa untuk pembelian bahan baku, berapa untuk peralatan, dan berapa untuk promosi. Rencana yang matang akan memudahkan verifikasi dan meningkatkan peluang persetujuan.
3. Bayar Cicilan Tepat Waktu
Riwayat pembayaran yang baik akan membuka akses ke akad KUR berikutnya dengan plafon yang lebih besar. Sebaliknya, keterlambatan pembayaran akan menurunkan skor kredit dan mempersulit akses pembiayaan di masa depan.
4. Siapkan Dana Cadangan
Sisihkan sebagian keuntungan untuk dana cadangan. Ini membantu kamu menghadapi musim sepi atau kebutuhan mendadak tanpa harus menunda pembayaran cicilan.
5. Manfaatkan Pendampingan
BRI dan berbagai lembaga menyediakan pendampingan bagi pelaku UMKM. Manfaatkan program ini untuk meningkatkan keterampilan mengelola keuangan dan mengembangkan usaha. BRI tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas usaha agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan .
Penutup
KUR BRI 2026 adalah peluang besar bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan modal usaha dengan bunga ringan dan proses yang relatif mudah. Dengan plafon mulai Rp1 juta hingga Rp500 juta, bunga mulai 3 persen, serta pilihan tenor hingga 5 tahun, program ini menjawab kebutuhan modal yang selama ini menjadi hambatan utama.
Jika kamu memenuhi syarat—WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, memiliki usaha produktif minimal 6 bulan, dan tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain—jangan lewatkan peluang ini. Siapkan dokumen dengan lengkap, pilih tenor yang sesuai kemampuan arus kas, dan ajukan melalui saluran resmi BRI.
Seperti kisah Heddy, pemilik Angkringan Moses, yang berhasil mengembangkan usahanya berkat KUR BRI: “Prosesnya cepat, satu hari langsung selesai. Dana KUR saya gunakan untuk pengadaan kerupuk, tambah meja, dan mengganti perkakas-perkakas yang sudah lama” . Inilah saatnya kamu memanfaatkan KUR untuk membawa bisnismu naik kelas. Selamat mengajukan!